KPK Periksa 9 Rekanan Bupati Kukar di Polresta Malang

Nusantara  SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 19:09:00 WIB | OLEH: ACHMAD RIZAL

KPK Periksa 9 Rekanan Bupati Kukar di Polresta Malang
rmol. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dan memeriksa 9 orang rekanan, terkait kasus dugaan indikasi gratifikasi atas tersangka Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widiasari, di Polresta Malang, Selasa (17/10/2017) siang ini, sebagai upaya pengembangan kasus. Aula Rupatama Polresta Malang pun disulap menjadi ruang pemeriksaan. Humas KPK, Febri Diansyah, melalui pesan Whatsapp kepada para awak media di Kota Malang, membenarkan, sesuai agenda, hari ini ada 11 orang yang diperiksa dalam kasus indikasi gratifikasi yang melibatkan Bupati Kukar, Rita Widiasari. "Dua orang saksi diperiksa di kantor KPK Jakarta, sementara 9 orang saksi lainnya diperiksa di Kota Malang," tulis pesan elektronik itu. Kenapa diperiksa di Kota Malang? "Karena domisili para saksi berada di Malang, yakni direksi dan karyawan PT CGS (Citra Gading Asritama)," tambahnya. Pemeriksaan dilakukan, karena penyidik perlu mendalami informasi terkait indikasi pemberian gratifikasi terhadap Bupati Kukar, sebagaimana diatur dalam pasal 12B. Hingga menjelang sore tadi, baru satu orang saksi dari PT CGA yang hadir memenuhi panggilan dan pemeriksaan, yakni Heri Mursyid, Direktur Pemasaran properti. Di sela-sela pemeriksaan, kepada wartawan, Heri Mursyid mengatakan, dia memang dipanggil dalam kaitan kasus yang kini dialami Bupati Kukar, Rita Widyasari, karena dirinya juga menjabat sebagai Direktur Pemasaran Royal World Plaza, Kutai Kertanegara. Hingga berita ini ditulis, pemeriksaan terhadap saksi masih berlangsung. Sementara itu pihak Polresta Malang mengaku hanya memfasilitasi kegiatan KPK selama di Kota Malang, tidak tahu substansi pemeriksaan.

Komentar Pembaca
KPK Bisa Dibubarkan

KPK Bisa Dibubarkan

SENIN, 10 JULI 2017 , 21:00:00

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

SABTU, 08 JULI 2017 , 17:00:00

Sikap Panglima TNI Disesalkan

Sikap Panglima TNI Disesalkan

JUM'AT, 07 JULI 2017 , 23:00:00

Obat Kuat untuk Bareskrim

Obat Kuat untuk Bareskrim

RABU, 26 JULI 2017 , 17:15:00