Produk Tembakau Alternatif Bakal Kurangi Jumlah Perokok

Kesehatan  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 03:06:00 WIB

Produk Tembakau Alternatif Bakal Kurangi Jumlah Perokok
RMOL. Sebagai negara dengan jumlah perokok terbesar ketiga di dunia, Indonesia memiliki tantangan besar untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Dewan Penasihat Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) yang juga peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Dr. Erman Aminullah berpendapat bahwa pemanfaatan inovasi teknologi pada produk tembakau alternatif dapat menjadi salah satu solusi untuk menurunkan jumlah perokok di Indonesia.

"Pengembangan teknologi yang terdapat dalam produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik atau vape dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar dapat mengubah proses pembakaran tembakau menjadi pemanasan. Dengan berubahnya proses tersebut maka tar sebagai senyawa paling berbahaya pada rokok dapat dieliminasi, sehingga risiko kesehatannya menjadi lebih rendah. Dalam perspektif teknologi disruptif kemampuan untuk menurunkan tingkat risiko ini dapat berpotensi mengubah pola kecenderungan konsumsi perokok yang memutuskan untuk tetap merokok agar mendapatkan produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko," paparnya kepada wartawan, Kamis (9/8).

Menurut Prof. Erman, hasil pengembangan teknologi produk tembakau alternatif dapat memberikan pilihan lain bagi perokok yang tidak dapat berhenti. Namun, layaknya inovasi teknologi, penerimaan terhadap produk masih menghadapi berbagai hambatan, misalnya penerimaan dalam kehidupan sehari-hari perokok yang terbiasa dengan rokok konvensional dan belum memahami perbedaannya.

"Namun demikian, dilihat dari sudut pandang teknologi disruptif, meskipun rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar masih memiliki berbagai tantangan namun melihat karekteristik perokok yang sudah masuk ke ranah technology minded maka seharusnya perkembangannya bisa lebih signifikan," jelasnya.


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 , 16:03:00

FPI Dengan Polisi

FPI Dengan Polisi

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 06:36:00

The ads will close in 10 Seconds