Kasus Pawai Anak Bercadar & Bawa "AK 47"

Mendikbud Beri Bantuan TK Kartika

Pendidikan  SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 10:59:00 WIB

Mendikbud Beri Bantuan TK Kartika

Foto/Net

RMOLJatim. Viral murid Taman Kanak-kanak (TK) peserta karnaval yang berpakaian cadar hitam membawa replika "senjata AK 47" di Probolinggo mengundang reaksi dari sejumlah pejabat negara. Mendikbud Muhadjir Effendy yang mengunjungi TK tersebut, memilih memberikan bantuan dana ketimbang memberikan sanksi.

Karnaval murid TK ini berlangsung, Sabtu (18/8) lalu. Murid TK Kartika V 69 Kota Probolinggo menjadi peserta pawai budaya menyambut HUT RI yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Probolinggo. Ketua DPR Bambang Soesatyo prihatin dengan kasus ini. Bamsoet, sapaan akrabnya, meminta Mendikbud mencegah kejadian ini terulang kembali. "Menteri Pendidikan dan semua pemerintah daerah harus memastikan kasus serupa tidak berulang di kemudian hari," ujar Bamsoet dalam keterangannya.

Politikus Golkar ini menegaskan, apapun alasannya, memperlakukan anak-anak TK dengan cara memakaikan atribut radikal tidak dibenarkan. Bahkan tindakan itu tidak mendidik. Sebagai tontonan pun tidak pantas. Perlakuan seperti itu bisa merusak persepsi anak karena berpotensi mencabut mereka dari dunia anak-anak. Agar peristiwa serupa tak terulang, Bamsoet mengingatkan Mendikbud, lewat para guru dan orang tua membiarkan anak-anak dengan dunianya. "Sebagai peserta didik TK, biarkan anak-anak itu bermain sambil belajar. Jangan meracuni pikiran mereka dengan cara pikir orang dewasa, apalagi dengan perlakuan cukup ekstrim seperti kasus di Probolinggo," ucapnya.

TK Kartika V 69 ini binaan Kodim 0820 Probolinggo. Kepala Sekolah Kartika V 69, Hartatik sudah mengklarifikasi insiden ini. Diakuinya, seragam yang dikenakan anak didiknya saat pawai budaya bukan seragam baru, melainkan memfungsikan seragam lama yang dimiliki sekolahnya. Hartatik juga menegaskan tidak ada niatan mengajarkan radikalisme dan kekerasan kepada anak didiknya, apalagi paham terorisme. Dia menyadari persepsi masyarakat dapat negatif melihat aksi anak didiknya. "Anak-anak mengenakan seragam pawai bercadar dan menenteng senjata itu mengangkat tema Perjuangan Bersama Rosulullah Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa. Bukan menunjukkan hal yang berbau teroris yang dimaksud warganet, saya minta maaf kalau memang saya salah," tegasnya.

Komandan Kodim (Dandim) 0820 Probolinggo, tempat TK Kartika V 69 bernaung menyampaikan permintaan maaf serupa. Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga M. Maskur berjanji, kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi. "Kami menegur kepala sekolah yang bersangkutan. Sanksi juga disiapkan," tuturnya.


Komentar Pembaca
#PolitisiOnTheRoad: Menggugat Surya Paloh Karena Sayang
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 , 16:03:00

Seminar Pra Kongres
Polda Jatim Gelar Tangkapan Narkoba

Polda Jatim Gelar Tangkapan Narkoba

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 09:10:00

The ads will close in 10 Seconds