Kedelai Mahal, Perajin Tahu Kompak Kurangi Ukuran

Ekbis  RABU, 12 SEPTEMBER 2018 , 13:30:00 WIB

Kedelai Mahal, Perajin Tahu Kompak Kurangi Ukuran

Perajin Tahu/RMOLJatim

RMOLJatim. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, membuat sejumlah produsen tahu di Jombang, Jawa Timur, terancam gulung tikar.

Menghadapi persoalan ini, pengusaha tidak bisa serta-merta menaikkan harga tahu. Yang bisa dilakukan mengurangi ukuran tahu yang diproduksi.

Alasannya, kenaikan harga tahu harus dimusyawarahkan oleh semua pengusaha tahu yang ada. Setelah ada kesepakatan bersama, barulah harga dinaikkan.

"Kalau menaikkan harga belum bisa dilakukan karena nanti bisa kehilangan pelanggan soalnya yang lain belum naik, cuma produksi dan ukuran yang dikurangi," kata Sugiat, pengusaha tahu asal Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (12/9).

Paling tidak yang bisa dilakukan pengusaha adalah bertahan dengan harga kedelai impor sekarang ini. Produksi tetap berjalan dan tidak mengurangi tenaga kerja yang ada. Walau saat ini kondisinya sangat sulit.

Kita berharap kesulitan ini segera berakhir. Mudah-mudahan kondisi ekonomi berjalan normal kembali. Pelemahan dolar ini tidak sampai lama, supaya kita bisa kembali bekerja dan berproduksi lebih baik lagi," pungkasnya. [jen/jto]

Komentar Pembaca
#PolitisiOnTheRoad: Menggugat Surya Paloh Karena Sayang
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 , 16:03:00

Seminar Pra Kongres
FPI Dengan Polisi

FPI Dengan Polisi

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 06:36:00

The ads will close in 10 Seconds