Mantan Wali Kota Depok Ogah Ditahan Polisi

Hukum  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 08:55:00 WIB

Mantan Wali Kota Depok Ogah Ditahan Polisi

Nur Mahmudi/Net

RMOLJatim. Kasus dugaan korupsi dana pelebaran Jalan Nangka, Tapos, penyidik Kepolisian Resort Metro (Polrestro) Depok memeriksa perdana mantan Wali Kota Nur Mahmudi Ismail selama 14 jam.

Rencananya, usai jalani pemeriksaan elite Partai Keadilan Sejahtera ini akan ditahan oleh penyidik, tapi penasihat hukum Nur Mahmudi mengajukan surat permohonan untuk tidak ditahan.

"Penyidik kabulkan surat permohonan agar klien kami tidak ditahan," kata penasihat hukum Nur Mahmudi, Iim Abdul Halim, di Polrestro Depok, Kamis (13/9) malam.

Kasus ini mulai disidik polisi sejak November 2017 lalu. Dalam rangkaian penyidikan tersebut, penyidik menetapkan Nur Mahmudi dan Prihanto sebagai tersangka.

Polisi menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan proyek pelebaran jalan tersebut. Bukti lain masih dikumpulkan polisi untuk mendalami kasus itu.


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Ahmad Dhani 'Tahanan Politik' Sidang Perdana di Surabaya
Pitra Yadnya, Proses Pemandian Jenazah Di Bali

Pitra Yadnya, Proses Pemandian Jenazah Di Bali

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 , 12:04:00

Miris, Rumah Sudanco Supriyadi Dijual

Miris, Rumah Sudanco Supriyadi Dijual

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 , 19:21:00

The ads will close in 10 Seconds