Aturan Rujukan BPJS Mirip Shopping, Ancam Pelayanan Kesehatan

Kesehatan  SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 17:07:00 WIB

Aturan Rujukan BPJS Mirip <i>Shopping</i>, Ancam Pelayanan Kesehatan

BPJS Kesehatan/Net

RMOLJatim. Aturan baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS) Kesehatan Tahun 2018 mengenai rujukan berobat dinilai meresahkan dan berbenturan dengan kualitas pelayanan kesehatan.

"Mekanisme (aturan) baru akan membuat pasien harus menempuh rujukan yang panjang. Seperti layanan kesehatan model shopping," kata Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jatim, Dodo Anondo di Surabaya, beberapa waktu lalu. 

Berdasarkan Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Perdirjampel) BPJS Kesehatan Tahun 2018 soal sistem zonasi rumah sakit rujukan, bahwa rujukan berobat harus melalui rumah sakit tipe D sebelum ke tipe C, B dan A. Padahal sebelumnya masyarakat bisa memilih rumah sakit rujukan yang dekat dengan tempat tinggalnya.

Dodo menambahkan, mekanisme baru ini akan menambah daftar keruwetan pelayanan kesehatan di Surabaya. Pasalnya, pasien yang dirujuk ke rumah sakit tipe D akan kembali menjalani pemeriksaan medis mulai dari awal. Sebab rumah sakit rujukan tidak mempunyai rekam medis pasien.

Kondisi lain, pasien rumah sakit akan membludak di rumah sakit tipe D. "Akan banyak antrean di berbagai tempat pelayanan kesehatan. Pasien di rumah sakit tipe D dan C akan membludak. Sedangkan rumah sakit tipe B kekurangan pasien," terang Dodo.


Komentar Pembaca
Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Prabowo-Sandi Fokus Revitalisasi Ekonomi Kerakyatan

The ads will close in 10 Seconds