La Nyalla Yakin Tuduhan Kapolri Tito Karnavian Menerima Suap, Hoax

Hukum  MINGGU, 14 OKTOBER 2018 , 16:14:00 WIB | LAPORAN: N. AJI

La Nyalla Yakin Tuduhan Kapolri Tito Karnavian Menerima Suap, Hoax

Kapolri/Net

RMOLJatim. Sejumlah tokoh ikut berkomentar soal isu Jenderal Tito Karnavian menerima suap hingga miliaran rupiah. Salah satunya adalah Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Matalitti. Dia tidak yakin orang seperti Tito Karnavian yang dikenal memiliki integritas dan reputasi baik dan dipercaya publik luas menerima suap seperti yang dituduhkan.

La Nyalla meyakini kasus yang dialamatkan kepada Tito Karnavian lebih berdimensi politik. Itu kasus lama, itu sudah pernah diangkat tahun 2017.

"Kalau sekarang diangkat lagi gara-gara Pak Amin diperiksa di Polda Metro, enggak usah ditambah gaduh lah apalagi ini tahun politik. Orang jangan dibuat curiga,” kata La Nyalla kepada awak media.

Amin Rais saat diperiksa sebagai saksi di Polda Metro Jaya sempat mendesak kapolri Tito Karnavian untuk mundur dari jabatannya. Hal itu berkaitan dengan adanya dugaan menerima suap. La Nyalla tidak setuju dengan pendapat Amin Rais yang mendesak Tito Karnavian untuk mundur.

"Kemarin saya baca Pak Tito disuruh mundur, untuk apa Pak Tito mundur? Saya rasa enggak perlu mundur lah karena Pak Tito sudah on the track. Kalau ada orang ngomong begini begitu enggak usah didengerin lah yang penting tidak menyalahi aturan,” katanya.

Dalam kesempatan itu La Nyalla juga menyoroti ihwal buku merah yang santer disebut-sebut ada nama Tito Karnavian di dalam buku merah itu sebagai penerima dana suap. La Nyalla tidak yakin yakin hal itu bisa dibuktikan secara hukum. Karena andai saja Tito Karnavian benar menerima suap, dia yakin kariernya tidak akan cemerlang di institusi kepolisian seperti sekarang ini.

Komentar Pembaca
Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan

Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan

KAMIS, 23 MEI 2019 , 00:14:00

Demonstran Kawal MK Shalat Dhuhur Berjamaah

Demonstran Kawal MK Shalat Dhuhur Berjamaah

RABU, 26 JUNI 2019 , 19:56:00

SBY Bertemu Megawati

SBY Bertemu Megawati

SENIN, 03 JUNI 2019 , 22:25:00

The ads will close in 10 Seconds