Waduh, Bayi Baru Lahir Tak Dapat Jaminan Kesehatan

Kesehatan  SABTU, 20 OKTOBER 2018 , 08:53:00 WIB | LAPORAN: HARIAN RAKYAT MERDEKA

Waduh, Bayi Baru Lahir Tak Dapat Jaminan Kesehatan

Ilustrasi/Net

RMOLJatim. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan didesak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) guna menjamin pelayanan kesehatan bayi baru lahir melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Pada masa 28 hari sejak dila­hirkan, bayi harus dicakup oleh JKN untuk mengantisipasi bila harus mendapatkan perawatan lanjutan. Meskipun bayi itu be­lum didaftarkan sebagai peserta BPJS oleh orangtuanya," kata Ketua KPAI, Susanto.

Dia mengatakan Peraturan Presiden (Perpres) no. 82 tahun 2018 tentang JKN mengatur bayi yang baru lahir di-cover BPJS.Pasal 16 ayat (1) Perpres no. 82 tahun 2018 tentang JKN dinyatakan bayi baru lahir dari peserta jaminan kesehatan wajib didaftarkan paling lambat 28 hari sejak dilahirkan.

"Bunyi pasal tersebut sejalan dengan perjuangan KPAI selama ini. Mengingat angka kematian balita tertinggi di Indonesia terjadi pada masa baru lahir sampai beru­sia 28 hari," katanya di Jakarta.

Namun, pasal tersebut terke­san dinafikan oleh Pasal 104 yang menyebutkan Pasal 16 baru diberlakukan setelah tiga bulan sejak peraturan tersebut ditan­datangani. "Akibatnya terjadi ketidakpastian dalam pelaksan­aan di lapangan yang berpeluang menuai korban dan konsekuensi lain yang seharusnya bisa dihin­dari," sebut Susanto.


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds