Ansor Jangan Pekithak-Pekithik, Banser Itu Dulu Panser

Oleh: Choirul Anam

Opini  JUM'AT, 26 OKTOBER 2018 , 14:25:00 WIB | LAPORAN: N. AJI

Ansor Jangan <i>Pekithak-Pekithik</i>, Banser Itu Dulu Panser

Choirul Anam/Net

RMOLJatim. Baru kemarin sore, beberapa tokoh Banser dan Ansor tua mendatangi saya dengan sikap sempura, tegak dan hormat.

Setelah saya persilahkan duduk, mereka lalu mengungkapkan  keprihatinan dan kesedihannya melihat tingkah laku Ansor sekarang ini yang, kian menyimpang, dari nilai-nilai dasar perjuangannya.

Puncak kesedihannya, ketika mereka melihat video pembakaran bendera tauhid oleh sejumlah anggota Banser.

"Saya yakin itu pembakar bendera tauhid bukan Banser beneran. Itu pasti Banser palsu, selundupan, orang susupan dan harus diusut tuntas,” kata mantan Komandan Batalyon Banser yang pernah saya bangunkan dari tidur lelapnya di era 90-an.

Memang, ketika saya mulai aktif memimpin GP Ansor Jawa Timur di tahun 1990, sempat membangunkan Banser dari tidurnya hingga mencapai satu devisi, sekitar 120 ribu personel.

Semua tercatat dan terdokmentasi serta terintegrasi dengan Polri dan TNI, terutama dalam bidang pelatihan. Ada saksi hidup yang pasti masih ingat, di antaranya: Pangdam V/Brawijaya Jenderat Haris Sudarno, Jenderal Djaja Suarman, Jenderal Riyamizar Riyacudu.


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds