Tekanan Politik Untuk Mempertahankan Kekuasaan Membuat Jokowi Berubah

OLEH: HERSUBENO ARIEF

Opini  SENIN, 12 NOVEMBER 2018 , 21:34:00 WIB

Tekanan Politik Untuk Mempertahankan Kekuasaan Membuat Jokowi Berubah
SEJUMLAH publikasi kajian dan artikel yang ditulis pengamat asing,  menyampaikan sebuah kekhawatiran yang hampir seragam. Jokowi, seorang tokoh populer yang dianggap mewakili wajah politisi baru "di luar elit politik yang pernah terlibat di era Orde Baru", telah berubah menjadi seorang otoriter.

Tekanan politik untuk mempertahankan kekuasaan, membuat Jokowi berubah menjadi seorang pemimpin yang   menggunakan berbagai instrumen pemerintahan, untuk memberangus oposisi.
 
Sekarang para kritikus dan para pendukung Jokowi sama-sama bertanya, seberapa aman sebenarnya (demokrasi) Indonesia dari kemunduran menjadi negara otoriter,” tulis Matthew Busch dalam artikelnya berjudul Jokowi’s Panicky Politics yang ditulis di laman Majalah Public Affairs.

Para pengamat asing menunjuk tindakan Jokowi membubarkan HTI melalui peraturan pemerintah pengganti UU (Perppu), pembubaran berbagai aksi gerakan #2019GantiPresiden, penggunaan instrumen hukum untuk  menekan lawan politik, dan pelibatan kembali militer dalam  politik  sebagai  indikator perubahan arah dan gaya  pemerintahan Jokowi.

Jokowi terbukti menjadi pemimpin yang tidak sabar dan reaktif. Dia dengan mudah tersentak oleh ancaman politik, dan seperti banyak politisi Indonesia, tampaknya nyaman menggunakan alat-alat tidak liberal untuk mempertahankan posisi politiknya,” tulis Eve Warburton dan Edward Aspinall dalam artikel berjudul Indonesian democracy: from stagnation to regression? di laman The Strategist yang diterbitkan Australian Startegic Policy Institut.


Komentar Pembaca
Pasca Matinya Wali Songo Media

Pasca Matinya Wali Songo Media

JUM'AT, 07 DESEMBER 2018

”Bunuh Diri” Jurnalisme Harian Kompas
Bunuh Diri Massal Pers Indonesia Jilid II
Pesan Keras Reuni 212 Untuk Jokowi

Pesan Keras Reuni 212 Untuk Jokowi

SENIN, 03 DESEMBER 2018

Reuni yang Bikin Meriang

Reuni yang Bikin Meriang

MINGGU, 02 DESEMBER 2018

Apa Yang Paling Ditakuti Dari Reuni 212?

Apa Yang Paling Ditakuti Dari Reuni 212?

MINGGU, 02 DESEMBER 2018

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 , 16:03:00

FPI Dengan Polisi

FPI Dengan Polisi

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 06:36:00

The ads will close in 10 Seconds