YPKP: Konsumsi Susu Masyarakat Indonesia Sangat Rendah

Kesehatan  SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:20:00 WIB

YPKP: Konsumsi Susu Masyarakat Indonesia Sangat Rendah
RMOLJatim. Pemerintah dinilai sudah maksimal dalam mengatasi masalah kekurangan gizi di Indonesia. Hal itu bisa dibuktikan dengan hasil riset Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan adanya perbaikan status gizi balita di Indonesia.

Peneliti dari Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Dr. drg. Amaliya memaparkan Proporsi status gizi sangat pendek dan pendek turun dari 37,2 persen (Riskesdas 2013) menjadi 30,8 persen. Demikian juga proporsi status gizi buruk dan gizi kurang turun dari 19,6 persen (Riskesdas 2013) menjadi 17,7 persen.

"Dalam rangka meningkatkan gizi masyarakat dan melalui semangat Hari Kesehatan Nasional, kami menilai sangat penting bagi seluruh pemangku kepentingan bersatu dan bekerja sama mengatasi permasalahan gizi di Indonesia. Salah satunya dengan meningkatkan konsumsi susu dalam kehidupan sehari-hari," ujar Amaliya di Jakarta seperti dikutip dari kantor berita politik RMOL, baru-baru ini.

Menurut Amaliya, susu dan produk olahannya memiliki kandungan protein, lemak, dan vitamin yang sangat dibutuhkan guna mendukung perkembangan seseorang di setiap tahap kehidupan. Namun, konsumsi susu di Indonesia masih sangat rendah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi susu masyarakat Indonesia pada tahun 2017 hanya berkisar 16,5 liter/kapita/tahun. Nilai konsumsi ini dinilainya sangat rendah dibandingkan negara ASEAN lain sesuai data USDA Foreign Agricultural Service 2016 seperti Malaysia (50,9 liter), Thailand (33,7 liter), dan Filipina (22,1 liter).


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 , 16:03:00

FPI Dengan Polisi

FPI Dengan Polisi

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 06:36:00

The ads will close in 10 Seconds