”Bunuh Diri” Jurnalisme Harian Kompas

OLEH: HERSUBENO ARIEF

Opini  RABU, 05 DESEMBER 2018 , 13:44:00 WIB

”Bunuh Diri” Jurnalisme Harian Kompas
Tugas pers bukanlah untuk menjilat penguasa, tapi mengeritik orang yang sedang berkuasa.” --"P.K.Ojong"

KUTIPAN statemen tegas dan gagah dari pendiri Harian Umum Kompas itu dalam beberapa hari ini menyebar cepat di media sosial (medsos). Setelah ditelusuri pernyataan lengkapnya berbunyi:

”Secara intituitif setiap orang merasakan bahwa tugas utama pers adalah mengontrol dan kalau perlu mengecam pemerintah. Wartawan jangan sekali-sekali meminta dan menerima fasilitas dari pejabat. Sekali hal itu terjadi, ia tidak bebas lagi menghadapi pejabat itu dalam profesinya. Tugas pers bukanlah untuk menjilat penguasa tapi untuk mengkritik yang sedang berkuasa."

Pesan dari P.K. Ojong itu sungguh dahsyat. Sebuah kredo yang harus dijunjung tinggi tidak hanya oleh wartawan Kompas, namun semua wartawan di seluruh dunia. Independensi, sikap kritis, fungsi kontrol, menjaga jarak dari kepentingan bisnis dan kekuasaan, membela keadilan, menyuarakan kebenaran adalah ayat suci” yang harus dijunjung tinggi media, maupun seorang wartawan.

Apa boleh buat dengan kredo semacam itu pilihan hidup menjadi seorang wartawan mirip laku asketisme. Suatu gaya hidup bercirikan laku-tirakat atau berpantang kenikmatan-kenikmatan duniawi, yang seringkali dilakukan untuk mencapai maksud-maksud rohani. Jadilah profesi wartawan itu mirip-mirip dengan ulama, pendeta, atau tokoh agama lainnya.


Komentar Pembaca
Tarif Tol Di Indonesia Termahal Se-Asia Tenggara
Membangun Indonesia Berbasis HAM

Membangun Indonesia Berbasis HAM

RABU, 06 FEBRUARI 2019

"Cak Jancuk" Melawan Rusia

SELASA, 05 FEBRUARI 2019

Jokowi Melawan Air Mata

Jokowi Melawan Air Mata

SENIN, 04 FEBRUARI 2019

Ahmad Dhani, Blunder Terbesar Jokowi?

Ahmad Dhani, Blunder Terbesar Jokowi?

SENIN, 04 FEBRUARI 2019

BTP

BTP

SABTU, 02 FEBRUARI 2019

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Ahmad Dhani 'Tahanan Politik' Sidang Perdana di Surabaya
Pitra Yadnya, Proses Pemandian Jenazah Di Bali

Pitra Yadnya, Proses Pemandian Jenazah Di Bali

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 , 12:04:00

Miris, Rumah Sudanco Supriyadi Dijual

Miris, Rumah Sudanco Supriyadi Dijual

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 , 19:21:00

The ads will close in 10 Seconds