Apapun Resikonya, Pembangunan Papua Harus Tetap Jalan

Nusantara  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 09:51:00 WIB

Apapun Resikonya, Pembangunan Papua Harus Tetap Jalan

ilustrasi/net

RMOLJatim. Klaim Organisasi Papua (OPM) yang menyebutkan bahwa belum ada pembangunan di Papua salah besar. Pasalnya, rakyat Papua secara umum belum tentu sependapat dengan OPM.

"Itu kan kata OPM, kan rakyat Papua bukan cuma OPM. Jadi tidak usah didengar apa kata OPM," ujar mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) Laksda TNI (Purn.) Soleman B. Ponto seperti dikutip dari  Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/12).

Ponto menyebut, permasalahan tersebut sudah ada sejak 1 Mei 1963 ketika PBB memutuskan Papua resmi menjadi bagian Republik Indonesia. Sejak keputusan itu, ada beberapa kelompok masyarakat Papua yang tidak sepakat dan melancarkan perlawanan lewat OPM yang sebelumnya dibentuk oleh Belanda pada 1 Desember 1961.

"Hal ini kan bukan barang baru tapi sudah ada sejak Papua masuk jadi wilayah Indonesia tahun 1963," ujarnya.

Ponto memastikan bahwa masih banyak rakyat Papua yang ingin tetap bersama Indonesia. Sehingga sudah selayaknya Papua dibangun dan disejahterakan oleh pemerintah.


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 , 16:03:00

FPI Dengan Polisi

FPI Dengan Polisi

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 06:36:00

The ads will close in 10 Seconds