Penyedia Tempat Umum Tak Pasang Himbauan KTR Didenda

Daerah  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 16:26:00 WIB | LAPORAN: ARIF TJAHJONO

Penyedia Tempat Umum Tak Pasang Himbauan KTR Didenda

Foto/Net

RMOLJatim. Tak hanya para perokok yang bakal kenal denda sebesar Rp 250 ribu, denda juga akan dikenakan terhadap pihak pengelola atau penanggung jawab tempat yang sudah ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

"Kami akan bahas mengenai nominal dari denda merokok itu. Kalau denda Rp 50 juta itu mengacu dari pemerintah pusat, tapi yang Rp 250 ribu ini rumusannya darimana? Karena Perda ini untuk membatasi, bukan melarang orang merokok," kata Ketua Pansus Revisi Perda 5/2008 DPRD Surabaya, Junaedi pada Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (6/12).

Menurut politikus Partai Demokrat ini, denda administrasi akan dikenakan kepada pengelola atau penanggung jawab tempat umum yang tidak memasang tanda larangan merokok.
     
"Ini akan dipertegas pelaksanaan penegak perda dalam hal ini Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Pemkot Surabaya yang di dalamnya termasuk petugas Satpol PP," tegasnya.
    
Junaedi menambahkan selama ini, Perda 5/2008 kurang berjalan efektif dan terkesan seperti lembaran kertas kosong sehingga penegakan Perda tidak maksimal. Sanksi bagi perokok yang melanggar selama ini juga hanya sebatas teguran lisan, imbauan, arahan dan binaan.
    

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

Bank Jatim Optimis Capai Target 2018

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 , 16:03:00

FPI Dengan Polisi

FPI Dengan Polisi

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 06:36:00

The ads will close in 10 Seconds