ForJatim: Surabaya Harus Punya Pemimpin Berkualitas Dan Teruji, Bukan Karena Aji Mumpung

Politik  SENIN, 07 JANUARI 2019 , 23:09:00 WIB | LAPORAN: BUDIONO RA

ForJatim: Surabaya Harus Punya Pemimpin Berkualitas Dan Teruji, Bukan Karena Aji Mumpung

Hadi Mulyo Utomo/net

RMOLJatim. Suksesi kepemimpinan di Kota Surabaya semakin dekat. Agenda demokrasi yang digelar 5 tahun sekali itu menjadi pusat perhatian publik. Sejatinya ada 19 pemilihan kepala daerah (pilkada) yang digelar di Jawa Timur tahun depan. Namun status Kota Surabaya sebagai ibukota provinsi Jatim membuat pilkada di kota pahlawan menjadi magnet yang luar biasa.

Hadi Mulyo Utomo, Ketua Forum Reformasi Jawa Timur (ForJatim) menilai Pilkada Surabaya bukan hnya menjadi perhatian publik di regional Jawa Timur. Tetapi perhatian publik secara nasional. Hal itu tak lepas dari posisi Surabaya sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta. Terlebih Tri Rismaharini wali kota saat ini sudah tidak bisa mencalonkan diri, membuat orang penasaran siapa figur pengganti Risma.

Tak heran belakangan kian banyak spekulasi dan prediksi tentang siapa tokoh atau figur yang akan berkontestasi mencalonkan diri menjadi Walikota dan Wakil Walikota Surabaya. Namun berharap pilkada tidak menjadi ajang demokrasi nepotisme.

"Saya berharap pilkada di tahun 2020 nanti bukan ajang bagi demokrasi nepotisme. Tetapi ajang bagi anak bangsa untuk membangun daerah dengan modal politik, kulitas dan integritas," tegas penasehat hukum Khofifah-Emil pada Pilgub 2018 itu, Senin (7/1).

Salah satu orang dekat Khofifah ini mengakui, terkait dengan bursa Pilwali Kota Surabaya yang akan digelar tahun 2020 tak lepas dari spekulasi dan klaim. Klaim itu menyasar tokoh, elit dan politisi senior. Satu diantaranya Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim terpilih periode 2019-2024.


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds