PILPRES 2019

Publik Muak dengan Saling Nyinyir Antar Kubu Paslon

Politik  RABU, 09 JANUARI 2019 , 15:35:00 WIB | LAPORAN: MOH MUKIT

Publik Muak dengan Saling Nyinyir Antar Kubu Paslon

Rilis SSC/RMOLJatim

RMOLJatim. Aktivitas saling nyinyir dan saling sindir antar kubu Paslon pada Pilpres 2019 kali ini terbukti kontra produktif. Alih-alih semakin memupuk suara bagi masing-masing Paslon, langkah tersebut justru menjadikan publik muak.

Hal itu diketahui dari hasil riset yang dirilis oleh Surabaya Survey Center (SSC), Rabu (9/1). Direktur SSC Mochtar W. Oetomo memaparkan jika 33.6 persen dari 100 persen responden mengaku muak dengan saling nyinyir serta serang dan perang ujaran kebencian antara dua kubu Paslon di Pilpres 2019.

Hanya 11.4 persen yang mengaku bahwa hal itu menarik. Sementara 17.2 persen menganggap hal itu wajar dan 26.8 persen merasa bosan dengan apa yang terjadi itu. 11 persen sisanya mengaku tidak tahu atau tidak menjawab,” papar Mochtar dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Menurut Mochtar, melalui hasil riset yang dihasilkan kali ini seharusnya bisa ditarik pelajaran bagi masing-masing kubu. Pola saling nyinyir sudah jelas tak efektif.

"Publik perlu narasi membangun. Butuh gagasan visi dan misi dari masing-masing Paslon yang dipaparkan secara gamblang untuk bisa dimengerti dan menjadi alasan untuk memilih,” tegasnya.


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds