"Cak Jancuk" Melawan Rusia

Oleh: Nasruddin Djoha

Opini  SELASA, 05 FEBRUARI 2019 , 15:37:00 WIB | LAPORAN: N. AJI

Jokowi dilabeli 'Cak Jancuk'/Net

SAYA sebenarnya tidak sepakat dengan julukan baru Presiden Jokowi yang satu ini. Seorang presiden, siapapun dia, harus kita hormati.

Kita boleh tidak suka secara pribadi, tapi lembaga kepresidenan harus tetap kita hormati. Presiden adalah representasi negara. Jadi kalau sampai menjuluki seorang presiden dengan panggilan yang tidak pantas, bisa masuk kategori contempt of president. Penghinaan terhadap simbol negara.

Mungkin karena yang memberi julukan adalah para pendukungnya, para die hard, jadi dianggap bukan penghinaan. Tapi tetep saja saya risi menggunakannya. Makanya saya kasih tanda petik. Jadilah "Cak Jancuk". Lebih sopan. Tidak ada maksud menghina. Hanya mengutip panggilan dari para pendukungnya.

Jancuk itu umpatan. Sumpah serapah. Misuh gaya Suroboyoan. Mosok seorang presiden dari sebuah negara besar seperti Indonesia disumpah serapahi. Dipisuhi.

Panggilan ini mengingatkan saya pada pepatah. Kalau ingin tahu siapa orang itu, lihatlah siapa temannya. Siapa pendukungnya, dan siapa pelindungnya.


Komentar Pembaca
Ambulance Gratis Untuk Caleg Stres

Ambulance Gratis Untuk Caleg Stres

SABTU, 27 APRIL 2019 , 10:20:00

Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan

Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan

KAMIS, 23 MEI 2019 , 00:14:00

Markas Polsek Kebanjiran

Markas Polsek Kebanjiran

SENIN, 29 APRIL 2019 , 08:13:00

The ads will close in 10 Seconds