Pemerintah Dinilai Gagal Ciptakan Hukum Berkeadilan

Hukum  MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 , 17:50:00 WIB | LAPORAN: I KOMANG ARIES DARMAWAN

Pemerintah Dinilai Gagal Ciptakan Hukum Berkeadilan

foto:RMOL

RMOLJatim. Penegakan hukum di Indonesia dinilai masih tidak mencerminkan keadilan, terutama disaat memasuki tahun politik 2019. Hukum yang semestinya sebagai panglima justru menjadi alat penguasa untuk melawan rival politik. Hal itu terungkap dalam diskusi yang diadakan Islamic Lawyer Forum dengan tema 'Quo Vadis Negara Hukum Indonesia Antara Harapan Dan Kenyataan' di Hotel Namira Syariah Surabaya, Minggu (10/2).

"Sebagaimana sudah kita ketahui, Petahana mengunakan fasilitas fasilitas, sarana politik, jejaring sosial dan aparat penegak hukum untuk memukul lawan politik, sehingga hukum di Negara ini menjadi tajam ke bawah dan tumpul ke atas,"kata Ketua LBH Pelita Umat ,Ahmad Khozinuddin dikutip Kantor Berita RMOLJatim saat menjadi narasumber.

Dalam diskusi tersebut juga menyindir kasus Gus Nur dan Ahmad Dhani yang dinilai tidak layak menjadi kasus pidana.

"Mereka ini korban persekusi dari penguasa,
Tujuannya untuk membungkam daya kritis, daya saing rival politik,"kata Ahmad Khozinuddin.

Pembubaran ormas HTI juga menjadi topik treanding dalam diskusi itu. Menurut Ahmad Khozinuddin, dasar pembubaran HTI oleh Pemerintah melalui Perpu Nomor 2 tahun 2007 yang saat ini telah menjadi  UU Nomor 16 tahun 2016 dinilai telah melanggar konstitusional.

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Demonstran Kawal MK Shalat Dhuhur Berjamaah

Demonstran Kawal MK Shalat Dhuhur Berjamaah

RABU, 26 JUNI 2019 , 19:56:00

Titiek Soeharto Bersama Petinggi Malaysia

Titiek Soeharto Bersama Petinggi Malaysia

JUM'AT, 02 AGUSTUS 2019 , 11:42:00

Petrokimia Gresik Kebakaran

Petrokimia Gresik Kebakaran

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 , 10:19:00

The ads will close in 10 Seconds