PILPRES 2019

Percuma Lapor MK, BPN Tunggu Kedaulatan Rakyat

Politik  RABU, 15 MEI 2019 , 20:33:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Percuma Lapor MK, BPN Tunggu Kedaulatan Rakyat

Muhammad Syafii/Net

RMOLJatim. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak akan melaporkan dugaan kecurangan pemilu presiden tahun 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alasannya, tidak yakin akan diproses sebagaimana seperti pengalaman sengketa Pilpres tahun 2014 lalu, dimana bukti kecurangan yang dikumpulkan jumlahnya mencapai 19 truk plano C1.

"Enggak-enggak. MK enggak (tidak akan melapor ke MK)," tegas Juru kampanye BPN Prabowo-Sandi, Muhammad Syafii di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/5).

Saat itu tidak sedikit pula komisioner KPU di daerah-daerah dipecat oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), ada pula yang mendapatkan teguran keras.

"Tapi kemudian dengan sangat mudah MK pada waktu itu mengatakan seandainya ini diperiksa satu per satu, toh perubahan angka kemenangan itu tidak akan berubah. Paling hanya menambah 1 sampai 2 persen saja suara Pak Prabowo waktu itu. Sehingga dengan itu, MK kemudian mengetuk palu untuk kemenangan 01 tanpa memeriksa data yang kami bawa," jelas Anggota Komisi III DPR RI ini.

Untuk itu, pria yang akrab disapa Romo Syafii ini mengaku yakin bahwa MK tidak akan memeriksa bukti-bukti seperti pemilu lalu. Apalagi bukti kecurangan pemilu kali ini jauh lebih banyak dari sebelumnya.


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Putra Soekarno Dan Sandiaga Uno

Putra Soekarno Dan Sandiaga Uno

RABU, 17 APRIL 2019 , 09:13:00

AHY Safari Politik Ke Jawa Timur

AHY Safari Politik Ke Jawa Timur

SELASA, 26 MARET 2019 , 08:05:00

Kakanwil Kemenag Jatim Digarap KPK

Kakanwil Kemenag Jatim Digarap KPK

SELASA, 26 MARET 2019 , 06:09:00

The ads will close in 10 Seconds