Ketika Khofifah Mantu

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Opini  SELASA, 02 JULI 2019 , 00:13:00 WIB

Ketika Khofifah Mantu
GUBERNUR mantu, Surabaya macet. Itulah yang terjadi Sabtu (29/6) saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menikahkan putri pertamanya, Ima Patimangsa.

Semua orang top seantero negeri hadir, mulai dari Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, menteri-menteri, gubernur seluruh Indonesia, dan para dignitaries dan VVIP, orang-orang terhormat dan manusia-manusia super penting dari seantero negeri.

Hampir sepuluh ribu orang antre mengular di Convention Hall Grand City berjam-jam menahan pegal dan kesal demi bersalaman beberapa detik dengan Bu Gubernur dan menikmati makanan lalu berselfie ria bagi yang tidak diajak foto bersama oleh shohibatul bait.

Wajar sajalah kota macet karena gubernur mantu, justru yang tidak wajar kalau ada gubernur mantu sepi-sepi saja tidak bikin heboh, cuma mengundang kerabat dekat dan tetangga 40 orang. Hal seperti itu tidak bakal terjadi di Indonesia sampai kapan pun. Hal itu cuma bisa terjadi nun jauh disana di Iran saat Presiden Ahmadinejad pada 2009 menikahkan anaknya Ali Reza dan hanya mengundang 40 orang saja dengan pesta sederhana sambil lesehan.

Peristiwa mantu adalah gabungan antara momen ritual agama dan momen budaya. Sudah jamak terjadi di negeri kita bahwa status sosial seseorang akan dicerminkan dari seberapa heboh dia menyelenggarakan pesta mantunya. Makin tinggi derajat sosialnya, makin heboh pestanya, dan makin macet jalanan di sekitarnya.


Komentar Pembaca
Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan

Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan

KAMIS, 23 MEI 2019 , 00:14:00

Demonstran Kawal MK Shalat Dhuhur Berjamaah

Demonstran Kawal MK Shalat Dhuhur Berjamaah

RABU, 26 JUNI 2019 , 19:56:00

SBY Bertemu Megawati

SBY Bertemu Megawati

SENIN, 03 JUNI 2019 , 22:25:00

The ads will close in 10 Seconds