Hati-Hati Bicara Serangan Balik ke Papua

Hukum  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 , 20:26:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Hati-Hati Bicara Serangan Balik ke Papua
RMOLJatim. Permintaan Menteri Pertahanan Rymanizard Ryacud untuk melakukan penyerangan balik terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang menewaskan Briptu Hedar merupakan hal yang berbahaya.

Demikian disampaikan pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi. Menurutnya, Menhan seharusnya hati-hati dalam memilih kata terkait insiden penembakan karena dapat menimbulkan dampak negatif.

"Jadi serangan balik bukan sekedar serangan balik dalam artian ini seakan-akan sebuah aksi balas dendam. Perlu saya tekankan supaya berhati-hati bicara, pak Menhan, bukan sekedar serangan balik tapi upaya penegakkan hukum menindak tegas pelaku-pelaku pembunuhan," kata Khairul Fahmi kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (13/8).

Khairul menambahkan, seruan serangan balik juga dapat menimbulkan persepsi publik bahwa selama ini aparat keamanan tidak ada aktivitas di daerah operasi.

"Kalau kita bilang serang balik seolah-olah selama ini enggak ada aktivitas disana. Daerah ini kan memang daerah operasi, ya artinya mau ada penyerangan atau tidak ada penyerangan ada korban atau tidak ada korban aktivitas operasi tetap berjalan," paparnya.


Komentar Pembaca
Bunga untuk Veronica Tan

Bunga untuk Veronica Tan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 17:00:04

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Foto Resmi Jokowi-Maruf

Foto Resmi Jokowi-Maruf

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 14:16:00

Mahasiswa Menyemut Di DPRD Jateng

Mahasiswa Menyemut Di DPRD Jateng

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 15:42:00

Mahasiswa Bubar, Anggota Polri Berswafoto

Mahasiswa Bubar, Anggota Polri Berswafoto

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 , 17:32:00

The ads will close in 10 Seconds