Bang Dasco Yang Saya Kenal

Opini  RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 06:55:00 WIB

Bang Dasco Yang Saya Kenal

Dok. Pribadi

SAYA lupa pastinya, antara tahun 2002 saya mulai kenal Bang Dasco dan bagaimana awalnya hingga kami dapat bertemu. Kami terkadang nongkrong berdua, bahkan pernah beliau ajak saya nonton film Bollywood India (yang mungkin kegemarannya saat itu), dan herannya, Bang Dasco tetap ingat kebiasaan saya membawa air mineral botol besar hingga saat ini.

Di tahun 2004, pernah kami dengan Pendeta Nathan Setiabudi (mantan Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia/ PGI) serta para aktivis dan tokoh agama membicarakan suksesi pemerintahan dan kami sepakat agar Gus Sholah (KH. Salahuddin Wahid) dapat maju menjadi Cawapres RI waktu itu. Bersama Bang Dasco, kami pergi membujuk Gus Sholah agar mau menjadi Cawapresnya Pak Wiranto.

Sebenarnya saya adalah bagian kecil dari aktivis cum politisi yang tak senang tampil di media massa dan media sosial, pun tak gemar membuat tulisan puja-puji dan atau memamerkan kedekatan dengan para tokoh nasional, karena tak mau dianggap menjilat dan cari muka. Apalagi mengkapitalisasi menjadi keuntungan pribadi, yang bisa jadi dianggap naif bagi banyak orang.

Saya lebih senang bekerja dalam keheningan dan menjauh dari keramaian seremonial hingar bingar pentas politik. Baru belakangan ini saja saya mulai sering membuat postingan di media sosial dan terkadang menyebarkan pernyataan di media massa, untuk kampanyekan gagasan serta berkomunikasi dengan jejaring aktivis dan politisi.

Mungkin ini jadi salah satu latar yang membuat ada persamaan gaya kerja dengan senior saya yang bernama lengkap Sufmi Dasco Ahmad tersebut, yang lebih senang di belakang layar dan sulit diwawancarai oleh media massa (bahkan postingan akun media sosialnya juga tak dimaintain rutin seperti gaya kekinian para politisi papan atas). Hal yang langka bila tetiba Bang Dasco posting foto dan kegiatannya, apalagi sampai muncul komentarnya di media massa, yang sangat menyemangati dan mengobati rasa rindu jejaringnya.


Komentar Pembaca
Ada Apa Dengan Habibie Dan Putra-Putri Pak Harto?
Sandiaga Uno Hilang, Gatot Nurmantyo Terbilang
Enggar, Jangan Impor Bangkai<i>!</i>

Enggar, Jangan Impor Bangkai!

RABU, 18 SEPTEMBER 2019

Prabowo Yang Hilang

Prabowo Yang Hilang

RABU, 18 SEPTEMBER 2019

Pinokio Dan Petruk

Pinokio Dan Petruk

RABU, 18 SEPTEMBER 2019

Jika Mau, Presiden Bisa BG-kan Firli

Jika Mau, Presiden Bisa BG-kan Firli

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Selama Karhutla Masih Ada, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Pembantaian Keji Serda Rikson

Pembantaian Keji Serda Rikson

SABTU, 31 AGUSTUS 2019 , 06:54:00

Titiek Soeharto Bersama Petinggi Malaysia

Titiek Soeharto Bersama Petinggi Malaysia

JUM'AT, 02 AGUSTUS 2019 , 11:42:00

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 08:49:00

The ads will close in 10 Seconds