Pemilih Jokowi Dihadiahi Kenaikan BPJS Dan Listrik

Politik  KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 , 11:15:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Pemilih Jokowi Dihadiahi Kenaikan BPJS Dan Listrik

Jokowi/Net

RMOLJatim. Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan hingga tarif dasar listrik disinyalir menghilangkan pandangan positif publik atas pelantikan Jokowi pada Oktober mendatang.

"Publik lagi senang nih Pak Jokowi menang, gitu kan, terutama pendukungnya. Tiba-tiba dihadiahi seperti itu (rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan). Pasti kecewa, artinya kan dari riset bahwa pendukung Pak Jokowi mayoritas kalangan menengah ke bawah," ucap peneliti Founding Fathers House, Dian Permata dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/9).

Sehingga kata Dian, masyarakat kini sedang dihantui dengan kenaikan-kenaikan harga. Bahkan publik ketakutan jika kenaikan harga merembet ke lain seperti kenaikan harga BBM. Sehingga jika terjadi, bahan pokok juga akan terkena dampaknya.

"Jadi artinya publik dihantui dengan soal kata "naik" nih sekarang ini. Naik (iuran) BPJS (kesehatan) pasti diikuti naik tarif listrik kemudian diikuti kenaikan BBM dan sudah pasti tiga ini akan mengkontraksi kenaikan harga sembako dan turunannya," jelasnya.

Jika wacana tersebut terus digaungkan oleh pemerintah kata Dian, maka masyarakat merasa tidak punya harapan bahkan bisa berujung pada tergerusnya rasa senang publik pada Jokowi saat kembali dilantik.


Komentar Pembaca
Selama Karhutla Masih Ada, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Pembantaian Keji Serda Rikson

Pembantaian Keji Serda Rikson

SABTU, 31 AGUSTUS 2019 , 06:54:00

Titiek Soeharto Bersama Petinggi Malaysia

Titiek Soeharto Bersama Petinggi Malaysia

JUM'AT, 02 AGUSTUS 2019 , 11:42:00

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 08:49:00

The ads will close in 10 Seconds