Kurang Tidur Sebabkan Ketengan Mental dan Fisik

Lifestyle  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 18:47:00 WIB

Kurang Tidur Sebabkan Ketengan Mental dan Fisik

foto/rmol

RMOLJatim. Princess Cruises bekerjasama dengan badan riset Wakefield Research, merilis riset tahunan kedua Relaxation Survey untuk Indonesia. Dari riset tersebut, orang Indonesia mengalami tekanan stres dimana 82% pengikut riset mengemukakan bahwa mereka kesulitan tidur karena selalu ada kemungkinan untuk membawa beban pikiran berlebihan ketika liburan. Tren ini terus berlanjut dari tahun lalu dimana angka tercatat setinggi 83%.

Dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (10/9), Dokter spesialis tidur, Dr. Michael Breus, mengatakan, riset ini menggarisbawahi pentingnya membiasakan diri untuk tidur nyenyak setiap malam, terlebih lagi ketika liburan.

"Tidur adalah kegiatan sensori penting bagi keseluruhan panca indera. Tidur memampukan tubuh pulih dari ketegangan mental dan fisik. Kurangnya pengelolaan stres menjadi penyebab utama sulit tidur,” kata Dr. Breus.

Dengan begitu banyaknya orang Indonesia kesulitan tidur nyenyak ketika liburan, lanjutnya, salah satu solusinya adalah dengan terus menjaga kebiasaan tidur sehari-hari. Berolahraga tidak boleh berhenti walaupun sedang berlibur. Dan mematuhi jam tidur secara konsisten akan memberikan tidur lelap.

Orang-orang sering menggunakan rutinitas yang memberi isyarat kepada tubuh mereka bahwa sudah waktu untuk tidur. Banyak yang memilih camilan atau minuman. Survei menemukan bahwa makanan sebelum tidur yang paling umum untuk orang Indonesia adalah produk dairy, seperti susu (43 persen), diikuti oleh sesuatu yang manis seperti kue kering atau kue basah (27 persen) dan minuman panas tanpa kafein (24 persen). Anehnya, sekitar 16 persen orang Indonesia akan tetap minum minuman berkafein panas seperti kopi atau teh sebelum tidur dan ini dapat menyebabkan tidur gelisah atau kurang tidur.

Meluangkan waktu istirahat adalah salah satu cara bagi orang dewasa untuk bersantai dan menghilangkan stres. Namun, sepertiga orang Indonesia usia bekerja (33 persen) tidak menggunakan semua jatah cuti mereka tahun lalu. Orang Indonesia yang menikah atau dalam suatu hubungan lebih cenderung menggunakan semua jatah cuti mereka, kemungkinan karena ingin menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas dengan orang yang mereka cintai.


Komentar Pembaca
Selama Karhutla Masih Ada, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Pembantaian Keji Serda Rikson

Pembantaian Keji Serda Rikson

SABTU, 31 AGUSTUS 2019 , 06:54:00

Titiek Soeharto Bersama Petinggi Malaysia

Titiek Soeharto Bersama Petinggi Malaysia

JUM'AT, 02 AGUSTUS 2019 , 11:42:00

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 08:49:00

The ads will close in 10 Seconds