Advokat Surabaya Masih Berstatus DPO, Gugatan Praperadilan Ditolak Pengadilan

Hukum  RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 23:32:00 WIB | LAPORAN: N. AJI

Advokat Surabaya Masih Berstatus DPO, Gugatan Praperadilan Ditolak Pengadilan

Praperadilan Teguh Suharto Utomo

RMOLJatim. Upaya pengacara Teguh Suharto Utomo melalui tim kuasa hukumnya Imam Ali Rahman mengajukan permohonan praperadilan agar lolos dari status tersangka kasus dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) bermuatan penghinaan dan pencemaran nama baik, ditolak Majelis hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Yulisar.

"Menolak permohonan praperadilan yang diajukan pemohon Teguh Suharto Utomo secara seluruhnya dan membebankan biaya perkara kepada pemohon,” ujar Hakim Yulisar membacakan amar putusannya, Rabu (18/9).

Praperadilan diajukan berdasarkan pasal 77 KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bernomor 21/PUU-XII/2014 tentang penetapan tersangka.

Dalam hal pengajuan praperadilan bagi tersangka yang melarikan diri atau berstatus DPO, telah diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) RI nomor 1 tahun 2018 yang pada intinya berbunyi bagi tersangka melarikan diri atau dalam status DPO, tidak dapat diajukan permohonan peradilan dan jika praperadilan tetap dimohonkan oleh penasihat hukum atau keluarganya, maka hakim menjatuhkan putusan yang menyatakan permohonan praperadilan tidak dapat diterima.

Ada dua pertimbangan majelis hakim. Pertama, kedudukan hukum (legal standing) dan penetapan status tersangka serta Daftar Pencarian Orang (DPO) yang disandang pemohon.


Komentar Pembaca
Foto Resmi Jokowi-Maruf

Foto Resmi Jokowi-Maruf

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 14:16:00

Prabowo Kunjungi Menhan Malaysia

Prabowo Kunjungi Menhan Malaysia

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 08:29:00

Beredar Foto Ahok Berseragam Pertamina

Beredar Foto Ahok Berseragam Pertamina

RABU, 20 NOVEMBER 2019 , 22:45:00

The ads will close in 10 Seconds