Daripada BPJS Kesehatan "Mengancam” Masyarakat, Hapus Saja Program Yang Tak Penting

Politik  RABU, 09 OKTOBER 2019 , 11:51:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Daripada BPJS Kesehatan

Presiden Joko Widodo mensosialisasikan BPJS Kesehatan/Net

RMOLJatim. Rencana pemerintah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) bagi penunggak iuran BPJS Kesehatan agar tidak bisa mengakses pelayanan publik seperti SIM, Paspor, dan layanan administratif, dianggap menimbulkan kontra di masyarakat.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai, tidak selayaknya membuat aturan seperti itu. Pemerintah harusnya melihat lebih dalam alasan rakyat kesulitan membayar iuran BPJS.

"Aturan yang digodok oleh pemerintah yang penuh ancaman ini kepada masyarakat warga negaranya sangat tidak patut. Apakah ekonomi rakyat memang sulit dan susah atau rakyat yang enggan dan pura-pura tidak mau membayar? Ini yang harusnya dilihat secara seksama," tegas Ferdinand dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (9/10).

"Tidak elok juga jika memang karena kesulitan ekonomi, lantas masyarakat diancam dengan sanksi yang bisa menghapus hak-hak warga negara yang diatur oleh konstitusi," sambungnya.

Pada dasarnya, dirinya mendukung aturan yang kuat dan tegas. Tapi aturan ini seharusnya berlaku kepada pihak-pihak yang ditujukan kepada pihak yang mampu bayar tapi malas membayar.


Komentar Pembaca
Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

KPK Tangkap Tangan Bupati Indramayu

KPK Tangkap Tangan Bupati Indramayu

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 13:45:26

Pembantaian Keji Serda Rikson

Pembantaian Keji Serda Rikson

SABTU, 31 AGUSTUS 2019 , 06:54:00

Tolak Revisi UU KPK, Mahasiswa Duduki DPR

Tolak Revisi UU KPK, Mahasiswa Duduki DPR

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 17:41:00

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 08:49:00

The ads will close in 10 Seconds