Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Tak Bisa Ditolerir Dengan Maaf-maafan

Politik  RABU, 09 OKTOBER 2019 , 13:05:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Tak Bisa Ditolerir Dengan Maaf-maafan

Syamsuddin Radjab/Net

RMOLJatim. Kekerasan terhadap jurnalis atau wartawan merupakan bentuk perlawanan konstitusi dalam Pasal 28F UUD 1945.

Dijelaskan dalam pasal, "setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia".

Apalagi, kekerasaan ini dilakukan saat awak media melakukan pekerjaan sesuai dengan UU 40/1999 tentang Pers.

"Kekerasan terhadap kepada jurnalis itu seperti lebaran, setiap tahun ada kekerasan jurnalis dan penyelesaiannya adalah maaf-maafan," kata Pakar hukum tata negara dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Dr. Syamsuddin Radjab dalam diskusi terbatas jurnalis di Kota Makassar, Selasa kemarin (8/10).

Menurutnya, penyelesaian kekerasaan kepada jurnalis tidak pernah diselesaikan secara hukum atau undang-undang.


Komentar Pembaca
Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

KPK Tangkap Tangan Bupati Indramayu

KPK Tangkap Tangan Bupati Indramayu

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 13:45:26

Pembantaian Keji Serda Rikson

Pembantaian Keji Serda Rikson

SABTU, 31 AGUSTUS 2019 , 06:54:00

Tolak Revisi UU KPK, Mahasiswa Duduki DPR

Tolak Revisi UU KPK, Mahasiswa Duduki DPR

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 17:41:00

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

Tiga Anggota Polsek Wonokromo Naik Pangkat

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 08:49:00

The ads will close in 10 Seconds