Iuran BPJS Naik, Buruh: Lebih Enak Jamsostek

Nusantara  KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 15:36:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Iuran BPJS Naik, Buruh: Lebih Enak Jamsostek

Demo buruh/Net

RMOLJatim. Rencana pemerintah Joko Widodo (Jokowi) menaikkan iuran BPJS Kesehatan mendapat reaksi keras dari buruh dan pengusaha di Provinsi Banten.
 
Berdasarkan berita acara Dewan Pengupahan Provinsi Banten, Rabu (9/10), unsur buruh memberikan 7 rekomendasi. Di antaranya menolak rencana kenaikan iuran atau premi BPJS, menolak revisi undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, dan meminta pemerintah mencabut peraturan pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Sementara dalam urusan BPJS, pengusaha mengambil sikap yang sama dengan buruh. Mereka juga menolak rencana kenaikan iurannya.

Dalam dialog dan perumusan rekomendasi dalam rapat koordinasi (rakor) Dewan Pengupahan Provinsi Banten di Aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten, Rabu (9/10) kemarin, baik dari unsur buruh maupun pengusaha sama-sama menyuarakan penolakan terkait rencana kenaikan iuran BPJS.

Ketua Bidang Sosial dan Politik Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten Ahmad Saukani mengatakan, dalam setiap kesempatan dan aksinya, buruh menuntut tiga hal. Pertama adalah menolak revisi undang-undang nomor 13 tahun 2003 dan meminta pemerintah untuk mencabut PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.


Komentar Pembaca
Foto Resmi Jokowi-Maruf

Foto Resmi Jokowi-Maruf

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 14:16:00

Mahasiswa Menyemut Di DPRD Jateng

Mahasiswa Menyemut Di DPRD Jateng

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 15:42:00

Mahasiswa Bubar, Anggota Polri Berswafoto

Mahasiswa Bubar, Anggota Polri Berswafoto

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 , 17:32:00

The ads will close in 10 Seconds