KPK (Bukan Lagi) Terminal Akhir?

Empat Strategi Penguatan KPK

Opini  SENIN, 13 JANUARI 2020 , 13:41:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

KPK (Bukan Lagi) Terminal Akhir?

Natalius Pigai/Net

DALAM pidato kemenangan Presiden Jokowi di Sentul 14 Juli 2019, belum menyinggung pemberantasan korupi. Isi Pidato Kemenangan Presiden yang minus soal korupsi dan demokrasi tersebut sontak ditanggapi negatif oleh kami aktivis antikorupsi, demokrasi, dan HAM.

Pemberantasan korupsi menjadi makin suram dengan hadirnya UU KPK hasil revisi yang cenderung memperlemah eksistensi lembaga antirasuah. Apalagi KPK dipimpin oleh pimpinan baru yang masih dipertanyakan publik.

Namun demikian, membangun pemerintah yang bersih dan berwibawa tentu merupakan kebijakan yang permanen. Mengapa? Karena korupsi adalah suatu perbuatan yang tidak disukai oleh umat manusia di dunia (hostis humanis generis), maka sesungguhnya orang yang melakukan perbuatan korupsi selain patut dijerat dengan delik yang pantas, juga wajar dilabeli hukuman sosial (social punishment).

Indonesia terbelenggu dalam lingkaran korupsi yang semakin membudaya, itulah satu-satu problem terbesar bangsa ini. Sejak 2002, KPK telah bekerja keras mengeliminasi tindakan korupsi yang dilakukan dengan pengawasan, pencegahan, dan penegakan hukum secara tegas. Namun demikian harus disadari bahwa korupsi telah lama dilakukan secara terencana, terstruktur, dan masif. Karena tata laksana dan tata praja telah memberi ruang korupsi.

Tindakan korupsi tidak hanya cermin dari rendahnya mental dan moral individu, tetapi juga sebuah patologi sosial yang menyebabkan kerusakan nilai-nilai elementer seperti nilai kejujuran dan integritas.


Komentar Pembaca
Suri Teladan Perdamaian

Suri Teladan Perdamaian

MINGGU, 19 JANUARI 2020

Berburu Ketek Ogleng

Berburu Ketek Ogleng

SABTU, 18 JANUARI 2020

Koreksi Besar Ekonomi Tahun 2020

Koreksi Besar Ekonomi Tahun 2020

SABTU, 18 JANUARI 2020

Jualan 100 Dolar

Jualan 100 Dolar

SABTU, 18 JANUARI 2020

Anugrah Humor Paling Ambyar

Anugrah Humor Paling Ambyar

SELASA, 14 JANUARI 2020

Politik Ambyar

Politik Ambyar

SELASA, 14 JANUARI 2020

The ads will close in 10 Seconds