Jokowi Ajak UEA Kembangkan Industri Nikel Di Indonesia

Ekbis  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 14:33:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Jokowi Ajak UEA Kembangkan Industri Nikel Di Indonesia

Presiden Joko Widodo/Net

RMOLJatim. Indonesia ingin ikut berperan dalam membentuk energi masa depan yang terbarukan. Setidaknya terdapat beberapa hal yang telah dan sedang dilakukan oleh Indonesia.

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam forum Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Senin (13/1).

Sebagai produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia turut berkontribusi membentuk energi masa depan, khususnya di bidang penyimpanan energi. Nikel merupakan salah satu bahan penting dalam pembuatan baterai lithium ion, yang banyak digunakan di ponsel pintar.

"Jadi dalam sepuluh tahun mendatang, setiap kali Anda melihat ponsel pintar, Anda akan teringat bahwa Anda membawa bagian kecil dari Indonesia di kantung dan tas setiap hari. Itu akan mengingatkan Anda kepada bagian kecil dari mineral Indonesia," ucap Presiden Jokowi.

Selain digunakan di ponsel, baterai lithium ion juga diperlukan sebagai salah satu komponen kelistrikan dalam sistem transportasi misalnya mobil listrik. Oleh sebab itu, Jokowi mengatakan Indonesia siap untuk mensuplai kebutuhan dunia terhadap industri baterai lithium ion yang tumbuh dengan cepat.


Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds