Said Aqil Kritis Pada Jokowi, Lebih Baik Terlambat Daripada Tidak Sama Sekali
Politik SABTU, 04 JANUARI 2020 , 13:10:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK
RMOLJatim. Meski sedikit terlambat, namun sikap kritis Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dinilai sudah tepat.
"Lebih baik terlambat daripada enggak sama sekali, kira-kira begitulah ungkapannya untuk statement KH Said Aqil," ucap Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (ProDem), Satyo Purwanto dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/1).
Kritikan Said Aqil memang terkait dengan janji saat Pilpres soal fasilitas kredit untuk PBNU. Menurut Satyo, hal itu sudah pasti ditolak oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang dinilai sebagai sosok yang antiekonomi Pancasila dan kerakyatan.
"Karena fasilitas kredit tersebut sama saja akan memperkaya rakyat miskin, pelaku usaha kecil dan rumahan serta Koperasi," kata Satyo.
Bahkan, Satyo menyebut Sri Mulyani menganut ideologi neoliberalisme yang tidak akan memberikan uang secara cuma-cuma kepada Ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Komentar Pembaca
Klaim Tak Ada Keributan Di Kantor PDIP, Adian Na ...
MINGGU, 19 JANUARI 2020
Arief Poyuono: Dibanding Sandiaga, Puan Maharani ...
MINGGU, 19 JANUARI 2020
Terjadi Gelombang PHK Besar-besaran Jika Omnibus ...
MINGGU, 19 JANUARI 2020
Jokowi Jagokan Sandiaga Di Pilpres 2024, PDIP: K ...
MINGGU, 19 JANUARI 2020
Pilkada Ngawi, Ony Anwar Didukung Semua Parpol?
MINGGU, 19 JANUARI 2020
Subsidi Elpiji 3 Kg Dicabut, PDIP: Kalau Rakyat ...
MINGGU, 19 JANUARI 2020









